You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Petugas Sita 71 Liter Miras Oplosan di Duren Sawit
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Petugas Sita 71 Liter Miras Oplosan di Duren Sawit

Puluhan petugas gabungan Satpol PP, Kepolisian dan TNI melakukan penertiban minuman keras (miras) ke sejumlah toko di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Hasilnya, puluhan botol miras ilegal dan oplosan diamankan petugas.

Selain rawan memicu tawuran, miras oplosan dikhawatirkan membahayakan

Camat Duren Sawit, Abu Bakar mengatakan, penertiban menindaklanjuti keresahan masyarakat. Mereka mengeluhkan keberadaan penjual miras oplosan di wilayah Kelurahan Duren Sawit, Malaka Sari, Klender dan Pondok Bambu.

"Selain rawan memicu tawuran, miras oplosan dikhawatirkan membahayakan. Makanya segera kita razia," katanya, Sabtu (25/2).

806 Botol Miras Disita di Jakut

Sementara Kasatgas Pol PP Kecamatan Duren Sawit, Andik Sukaryanto mengatakan, razia menyasar toko miras di kawasan Kanal Banjir Timur, Kelurahan Duren Sawit; Jalan Teratai Putih, Kelurahan Malaka Sari; Jalan Kebon Singkong, Kelurahan Klender dan Jalan Pahlawan Revolusi.

"Hasilnya 45 botol miras arak, anggur merah, koleson dan intisari disita. Selain itu kita juga amankan 71 liter miras oplosan," tandasnya.

Sebanyak 21 personel Satpol PP, 10 polisi dan lima petugas TNI dilibatkan dalam giat yang digelar Jumat (24/2) pukul 18.30 hingga 24.00.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1821 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1388 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1064 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1053 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye970 personAnita Karyati